Gagap Adalah Gangguan Yang Perlu Diketahui

Gagap adalah sebuah gangguan yang menyerang bagian suara pada manusia. Saat orang yang mengidap gagap berbicara, biasanya akan memperpanjang suku kata yang sedang diucapkannya atau diulang berkali-kali. Masalah gagap memang bisa terjadi pada siapa saja dan usia berapa saja. Namun, ketika anak-anak berusia kurang lebih 5 tahun dan mengalami gagap ketika ingin menyampaikan apa yang ingin disampaikan, umumnya akan sembuh dengan sendirinya. Hal tersebut terbilang wajar, karena anak-anak memang kemampuan berbahasa serta berbicara yang dimiliki masih belum berkembang.

Meski bisa dianggap wajar saat terjadi pada anak-anak, sebaiknya orang tua melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk anak yang gagap. Karena, bisa saja ada masalah yang terjadi pada saraf, otak, serta otot yang memang memiliki hubungan dengan kemampuan untuk bersuara. Apabila tidak ditangani, maka gangguan bicara ini semakin memburuk dan akan berlanjut hingga anak tersebut dewasa.

READ  Berikut beberapa hal yang  menjadi penyebab munculnya gigantisme itu sendiri.

Pada penderita gagap, berkomunikasi dengan orang lain pun terbilang sulit, dan menjadi berpengaruh besar pada hidup serta akan berdampak pada kepercayaan diri pengidap. Ketika seorang pengidap gagap ingin mengatakan sesuatu, sebenarnya ia mengetahui apa yang sedang ingin ia katakan, hanya saja ketika mengucapkannya, akan terasa sulit. Maka dari itu, biasanya orang yang mengidap hanya mengatakan satu kata saja, bahkan ketika mengucapkan satu suku kata pun terasa sulit dan diucap berulang-ulang. Yang lebih parah, pengidap gagap tidak bisa melanjutkan kalimat yang ingin ia ucapkan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi orang yang bisa mengidap gagap dilansir dari hellosehat.com antara lain faktor keturunan, yaitu ketika ada keluarga atau kerabat yang mengalami gangguan gagap, biasanya akan menurunkan gangguan ini pada generasi selanjutnya. Maka ketika kamu mengidap gagap, dan ada keluarga atau kerabatmu yang mengidap gangguan ini, kamu bisa mengetahui faktor penyebabnya.

READ  Mengenal Lebih Mendalam Intoleransi Laktosa

Selain itu, pada anak-anak yang perkembangan dalam berbicara serta kemampuan berbahasa mengalami keterlambatan, akan bisa pula menjadi faktor penyebab untuk mengidap gagap. Gagap adalah kondisi yang lebih sering terjadi pada laki-laki jika dibandingkan dengan perempuan. Lalu, ketika orang yang mengidap gagap menerima tekanan baik dari keluarga, kerabat, dan orang-orang terdekat dan berujung dengan mengalami stres, akan memperburuk kondisi orang yang gagap.

Yang bisa membuat seseorang gagap berkepanjangan yaitu adanya kelainan atau masalah yang terjadi pada saraf untuk mengendalikan saraf motorik bicara, karena sudah terdapat beberapa data yang membuktikan bahwa ketika masalah kendali motorik untuk bicara seperti sensorik dialami oleh seseorang, akan membuat orang tersebut gagap. Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa seseorang bisa mengalami gagap dengan penyebabnya adalah gen, atau keturunan dari keluarga atau kerabat yang juga mengidap gangguan ini.

READ  Apa yang dimaksud dari penyakit gigantisme. Simak berikut ini

Ada pula kendala atau masalah medis yang bisa menjadi penyebab untuk terjadinya gagap pada seseorang seperti contohnya adalah stroke, cedera yang dialami oleh otak, serta trauma. Tidak hanya masalah medis pada organ-organ yang penting, tetapi juga bisa gangguan medis pada mental manusia seperti misalnya trauma secara emosional yang dapat membuat seseorang menjadi gagap, meski kasus ini terbilang jarang terjadi.

Gagap adalah suatu gangguan yang memang membuat tingkat kepercayaan diri seseorang menjadi menurun drastis dan akan mempengaruhi seluruh kehidupannya. Maka dari itu, ketika anak yang sudah mengalami gagap sejak lahir harus segera ditangani agar mendapatkan perawatan atau pengobatan medis sehingga tidak berlanjut ketika anak-anak tumbuh dewasa.

Jadi gangguan gagap adalah masalah yang harus segera diselesaikan agar tidak berdampak panjang, semoga artikel ini bermanfaat, ya.

 

Sumber: hellosehat.com