FingerPrint, Bonding dengan Anak

Fingerprinting itu Mudah dan Mendidik

1429006p

Anda mungkin pernah mendengar tentang "fingerprint" (sidik jari) atau tentang "fingerpainting" (melukis dengan jari sebagai kuas). Tetapi pernahkah Anda mendengar "fingerprinting"?
Fingerprinting merupakan sebuah cara untuk mengembangkan sidik jari berwarna sebagai gambar. Dari sidik-sidik jari yang ditinggalkan pada kertas, ditambahkan detail-detail kecil untuk memperjelas gambar. Fingerprinting berbeda dengan fingerpainting. Fingerpainting adalah kegiatan melukis menggunakan jari-jari dan tangan yang bersentuhan langsung dengan cat lukis.
Pada umumnya, setiap orang memiliki sidik jari. Sidik dari masing-masing jari  kita saja sudah berbeda, apalagi dengan sidik jari orang lain. Hal tersebut sudah membuat fingerprinting unik. Christina Hong, pengarang buku Fingerfun: A Guide to Fingerprinting Art menjelaskan, "Denganfingerprinting, my picture and your picture will be different. My picture wil bear my fingerprint, and so does yours. Jadi personalisasinya sangat kuat."
Tak hanya dalam bentuk sidik jari saja, tetapi, jika diperhatikan, kelima jari kita memiliki bentuk yang berbeda-beda. Ada yang besar, ada yang menengah, juga ada yang kecil, alhasil ukurannya macam-macam. Berawal dari ide iseng, sekitar tahun 2000-an, Christina main-main dengan stempel kantor. Ia mencoba mencipta gambar-gambar dari sidik jarinya yang terbentuk pada kertas. Saat itu, warna stamp pad sangat terbatas. Barulah sekitar 5 tahun yang lalu, sudah banyak stempel mainan anak-anak yang keluar, dan warna-warninya menggelitik kreativitas Christina. Ide yang terlihat simpel ini pun makin berkembang, awalnya, ia hanya mengajarkan pada anak-anaknya, kemudian ia ajarkan kepada anak-anak di acara-acara di museum dan perpustakaan, hingga akhirnya ia menciptakan buku tersebut.
Beberapa waktu lalu, Christina yang sehari-harinya tinggal di Singapura sempat mengunjungi Indonesia dan menggelar kelas fingerprinting di Gramedia Bookstore Grand Indonesia Shopping Town. Di sana, ia bercerita kepada Kompas Female, "Fingerprinting itu sangat mudah dan less intimidating. Mudahnya begini, tempelkan ujung jari pada ink pad khusus fingerprinting, lalu tempelkan jari tersebut pada kertas, bisa terlihat hasilnya bentuk bulat. Kalau jarinya miring sedikit dan lebih banyak daerah yang terkena tinta, Anda akan mendapatkan bentuk oval, seperti cap sidik jari. Lalu kalau kita pakai bagian pinggir jari, tarik ke bawah, akan terbentuk raindrop shape. Mudah, kan? Nah, dari bentuk-bentuk itu, tinggal tambahkan garis-garis untuk memperjelas gambar."
Menurut Christina, fingerprinting berbeda dari menggambar konvensional dengan pensil atau pulpen. "Misal, untuk menggambar burung saja, kita harus memutar pulpen untuk mencipta oval kepala atau badannya, kemudian menambah garis kecil detail, lalu mewarnai. Mungkin buat orang dewasa yang sudah banyak berlatih, hal itu mudah, tetapi untuk anak-anak, itu tidak mudah. Nah, kalau denganfingerprint, semua orang pada umumnya memiliki jari untuk melakukannya, dan bentuk-bentuk tadi bisa terwujud dengan mudah, plus sudah langsung keluar warnanya. Tinggal tambahkan detail-detail kecil untuk membuat gambarnya makin jelas," terang Christina.
"Ini bukan hasil karya yang butuh kreativitas tinggi. Perlu diingat bahwa saya bukan seniman. Amat mudah untuk siapa pun mencoba hal ini, karena tak butuh kreativitas tinggi. Kita bisa coba-coba sendiri dan go wild with your imagination," jelasnya.
Jika diperhatikan, selain mudah untuk mengajak anak bermain fingerprinting, ada keuntungan lain yang didapat, antara lain;
* Hal yang mudah dan bisa dicoba oleh siapa saja.
* Membantu motorik halus anak-anak.
* Membantu anak mengerti tentang basah, licin, dan tingkat konsentrasi cat.
* Membantu anak mengembangkan kreativitas dan eksplorasi bentuk serta warna.
* Mengajak anak untuk menuangkan apa yang ada di dalam pikirannya.
* Anak akan belajar mandiri dan percaya diri.

Caranya pun tak terlalu sulit, Anda bisa membuat campuran pewarna yang aman untuk anak (food coloring yang dicampur tepung), lalu mulai celupkan ujung jari dan tempelkan pada kertas. Atau, lebih mudahnya, Anda bisa beli buku sekaligus cat Fingerprinting Art Book keluaran Faber Castell, sudah tersedia di toko-toko buku besar, seperti Gramedia Bookstore. Happy fingerprinting!

About these ads

About Klinik Tumbuh Kembang

doctor | blogger | social media junker | father of three cute children | coffee addict

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s