Makanan anak diare

Ibu Nurul menanyakan

Gini dok…
anak saya yang ke-2 itu… mungkin karena kurang kebersihan atau apa… sudah tiga kali terserang desentry (berak disertai dengan darah). Sejak umur 6 hingga 1 tahun, jadi intervalnya 2 bulanan. Trus sekarang yang jadi masalah bagaimana cara pemberian makanan untuk balita yang sering mengalami masalah diare/desentri??
Trus bagaimana meningkatkan berat badannya, karena sekarang dia sangat kurus usia 1 tahun berat hanya 8,5 kg, laki-laki. Padahal waktu lahir besar 3,4 kg. Tapi secara keseluruhan anak saya baik, aktif, sudah bisa jalan sendiri, punya inisiatif main, nyanyi, sudah bisa ngomong mama, ayah, kak, lagu, mbak, mbek, te (tante), ak (makan), nenen (minum susu).Sementara kakaknya sangat gemuk.
Bagaimana ya dok????

Salam Kenal Bu..

Kalo saya liat, kategori status gizi untuk anak ke-2 (siapa ya nama dedeknya??) masih termasuk bergizi Baik. Idealnya untuk BB seusianya (berdasarkan BB/U) adalah sekitar 9 – 11,5 kg. Dia terlihat sangat kurus karena ibu membandingkannya dengan kakaknya yang menurut ibu sangat gemuk. Memang anak yang gemuk kadang menggemaskan, tapi hati-hati jangan sampai keterusan karena anak yang sangat gemuk (tergolong obesitas) itu berdasarkan hasil penelitian di usia dewasanya mempunyai resiko lebih tinggi untuk mendapat penyakit degeneratif (seperti jantung, DM, Hypertensi) dibanding yang berstatus gizi baik.

Hehe jadi agak ngelantur.. kembali ke persoalan anak ibu yang ke-2 ya. Menurut saya memang agak memprihatinkan kalo dalam 6 bulan terakhir ini si Dedek terserang diare terus ya. Kalo nggak di tangani secara baik bisa-bisa nanti dedek-nya jatuh ke Gizi Kurang dan menakutkan lagi ke Gizi Buruk.. smoga jangan sampai terjadi ya.

Diet untuk anak yang diare biasanya digunakan diet Makanan Lunak. Prinsip dari diet ini adalah rendah serat dan rendah lemak. Biasanya untuk anak/balita bentuk makanannya bisa bubur saring, bubur kasar dengan lauk sayur cincang, atau nasi tim saring. Sebisa mungkin hindari dulu makanan goreng-gorengan dan bahan makanan yang berserat tinggi serta bumbu-bumbu yang merangsang.

Makanan yang berserat tinggi itu biasanya terdapat dalam sayuran dan buah-buahan, tapi tidak semua buah dan sayur itu berserat tinggi lho!. Contoh buah dan sayur serta jenis bahan makanan lain berserat tinggi adalah kubis, kangkung, buncis tua, sawi (terutama batangnya), daun singkong, nenas, nangka, “durian, kedondong, ketan, jagung, tales, singkong, jajanan anak-anak yang berbumbu tajam dan sejenisnya. Prinsip pemberiannya adalah porsi kecil tapi sering.

Oya, apakah anak ke-2 ibu menggunakan susu formula yang diberikan lewat botol susu? Kalo ya, ada baiknya diperhatikan bagaimana proses sterilisasi dari botol susu itu sebelum digunakan oleh anak ibu. Selain itu perhatikan juga Susu Formula yang digunakan. Kasus yang sering saya jumpai juga di rumah sakit tempat saya kerja adalah si balita mengalami “Intoleransi Laktosa”, artinya pencernaan balita tidak sempurna dalam mencerna susu yang kandungan laktosanya (gula susu) tinggi sehingga sering mengalami diare apabila susu yang diberikan mengandung laktosa. Biasanya balita dengan kelainan ini dianjurkan untuk diberikan susu formula khusus rendah atau bebas laktosa.

Saran saya juga, sebaiknya dikonsultasikan aja ke dokter spesialis anak yang lebih pakar masalah ini. Sapa tau anak ibu ada mengalami gangguan/kelainan dgn pencernaannya. Kira-kira ini aja ibu masukan dari kami, semoga dapat menjawab pertanyaan ibu. Maaf kalo agak panjang..salam buat keluarga ibu terutama si kecil smoga tidak diare lagi..trims

DihaCN

post ini dibuat dengan windows live writer ® sebagaimana dapat anda temukan di blog puskesmas | opm | bljrblog | balita

About dihacn

Mother Of Three Cute Children | Health Worker | Tears Making Novel Addict | Ice Cream Lover :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s