Stimulasi pada bayi umur 6-9 bulan

Gerak Kasar | Gerak Halus | Bicara & Bahasa | Sosialisasi & Kemandirian

Stimulasi yang perlu dilanjutkan.

Merangkak

Letakkan sebuah mainan di luar jangkauan bayi, usahakan agar ia mau merangkak ke arah mainan dengan menggunakan kedua tangan dan lututnya.

Menarik ke posisi berdiri.

Dudukkan bayi di tempat tidur, kemudian tarik bayi ke posisi berdiri. Selanjutnya, lakukan hat tersebut di atas meja, kursi atau tempat lainnya.

Berjalan berpegangan.

Ketika bayi telah mrampu berdiri, letakkan mainan yang disukainya di depan bayi dan jangan terlalu jauh. Buat agar bayi mau berjalan berpegangan pads ranjangnya atau perabot rumah tangga untuk mencapai mainan tersebut.

Berjalan dengan bantuan.

Pegang kedua tangan bayi dan bust agar ia mau melangkah.

Gerak Kasar | Gerak Halus | Bicara & Bahasa | Sosialisasi & Kemandirian

Stimulasi yang perlu dilanjutkan.

Memasukkan benda ke dalam wadah.

Ajari bayi cara memasukkan mainan/ benda kecil ke dalam suatu wadah yang dibuat dari karton/kaleng/kardus/botol air mineral bekas. Setelah bayi memasukkan bends-beads tersebut ke dalam wadah, ajad cara mengeluarkan benda tersebut clan memasukkannya kembali. Pastikan benda-benda tersebut tidak berbahaya, seperti: jangan terialu kecil karena akan membuat tersedak bila benda itu tertelan.

Bermain “genderang”.

Ambit kaleng kosong bekas, bagian atasnya ditutup dengan plastik/kertas tebal seperti “genderang”. Tunjukkan cara memukul “genderang” dengan sendok/centong kayo hingga menimbulkan suara.

Memegang alat tulis dan mencoret-coret.

Sediakan krayon/pensil berwarna clan kertas bekas di atas meja. Dudukkan bayi di pangkuan anda, bantu bayi agar ia dapat memegang krayon/pensil clan ajarkan bagaimana mencoret-coret kertas.

Bermain mainan yang mengapung di air.

Buat mainan dari karton bekas/kotak/gelas plastik tertutup yang mengapung di air. Biarkan bayi main dengan mainan tersebut ketika mandi. Jangan biarkan bayi sendirian ketika mandilmain di air.

Membuat bunyi-bunyian.

Tangan kanan clan kid bayi masing-masing memegang mainan yang tidak dapat pecah (kubus/balok kecil). Bantu agar bayi membuat bunyi bunyian dengan cara memukul-mukul ke 2 benda tersebut.

Menyembunyikan dan mencari mainan.

Sembunyikan mainan/benda yang disukai bayi dengan cara ditutup selimut/koran, sebagian saja. Tunjukkan ke bayi cara menemukan mainan tersebut yaitu dengan mengangkat kain/koran penutup mainan. Setelah bayi mengerti permainan ini, maka tutup mainan tersebut dengan selimut/ koran, dan biarkan ia mencari mainan itu sendiri.

Gerak Kasar | Gerak Halus | Bicara & Bahasa | Sosialisasi & Kemandirian

Stimulasi yang perlu dilanjutkan

Menyebutkan nama gambar-gambar di buku/majalah.

Pilih gambar-gambar menarik yang berwarna-warni (misal: gambar binatang, kendaraan, meja, gelas dan sebagainya) dari buku/majalah bergambar yang sudah tidak terpakai. Sebut nama gambar yang anda tunjukkan kepada bayi. Lakukan stimulasi ini setiap had dalam beberapa menit saja.

Menunjuk dan menyebutkan nama gambar-gambar .

Tempelkan berbagai macam guntingan gambar yang menarik dan berwama-wami (misal: gambar binatang, mainan, slat rumah tangga, bungs, bush, kendaraan dan sebagainya), pads sebuah buku tulis/gambar. Ajak bayi melihat gambar2 tersebut, bantu ia menunjuk gambar yang namanya anda sebutkan. Usahakan bayi mau mengulangi kata-kata anda. Lakukan stimulasi ini setiap had dalam beberapa menit saja.

Gerak Kasar | Gerak Halus | Bicara & Bahasa | Sosialisasi & Kemandirian

Stimulasi yang perlu dilanjutkan.

Permainan ’bersosialisasi’.

Ajak bayi bermain dengan orang lain. Ketika ayah pergi, lambaikan tangan ke bayi sambil berkata “da… daag”. Bantu bayi dengan gerakan membalas melambaikan tangannya. Setelah ia mengerti permainan tersebut, cobs agar bayi mau menggerakkan tangannya sendid ketika mengucapkan kata-kata seperti di atas

Gerak Kasar | Gerak Halus | Bicara & Bahasa | Sosialisasi & Kemandirian

About these ads

About draguscn

doctor | blogger | social media junker | father of three cute children | coffee addict

13 thoughts on “Stimulasi pada bayi umur 6-9 bulan

  1. Pingback: Shortcut Stimulasi dan KPSP « Tumbuh Kembang & Nutrisi Balita

  2. Dok, mau nanya. Anak sy laki2 umur 7 bln, 3 mngu, perkembangannya sampai saat ini :
    - belum tumbuh gigi
    - belum bisa duduk sendiri (kalau dibantu cuma bisa duduk sekitar 15 detik)
    - belum bisa merangkak, tapi kalo merayap gerakannya cepat dan lincah (sudah bisa merayap sendiri keluar kamar dan explore seluruh ruangan di rumah)
    - sekarang hobynya manjat2 badan org yg lg duduk atau tiduran dekat dia, sampai dia berdiri, dan mulai manjat2 meja.
    Apakah perkembangan anak saya ini normal dok (KPSP 6 bln, hasilnya YA semua), sebab yg seumuran dia udah bisa duduk atau merangkak, atau tumbuh gigi. Saya pernah baca katanya setiap bayi harus melewati fase duduk dulu baru berdiri, kalau fase duduk dilewati katanya mungkin ada masalah pada otot atau sarafnya.

    Mohon penjelasannya dok, Thank’s

  3. Ma’af dok, kalau berkenan n’ ada waktu luang, mohon diberikan tanggapan/penjelasan mengenai pertanyaan sy diatas.

    Makasih banyak dok.

  4. Pingback: Stimulasi pada bayi umur 6-9 bulan | dragus.cn

  5. Salaam Dok, anak saya usia 7 bulan sekarang. Dia bisa tengkurap sejak usia 4 bulan atau kurang, tapi sampai sekarang masih kesulitan berbalik sendiri dari tengkurap ke terlentang lagi. Sejak 6 bulan sudah nyaman bermain dalam posisi duduk (didudukkan, bukan duduk sendiri dari posisi tengkurap). Yang saya khawatirkan, sekarang dia belum bisa mengangkat perut untuk mulai belajar merangkak. Dia bisa mengangkat badan bagian atas dengan kedua tangan (posisi push up, tangan lurus menopang), tapi kakinya belum tampak menopang badan dengan lutut. Ketika berusaha bergerak dari posisi tengkurap, malah seringnya ia mengangkat kedua tangan dan kedua kaki (seperti terbang) dengan perut yang menopang. Stimulasi apa yang perlu saya lakukan untuk melatih anak saya, dok? Dan apakah ada yang perlu dikhawatirkan dari kondisi seperti ini? terima kasih

  6. Dok anak saya perempuan umur 9bln,smp skg ms blm bs merangkak,kl untuk duduk
    Sendiri Sudah Bisa,tp Anak Saya Kl Bangun Dr Posisi telentang Spt Org Sit Up Dg 1tangan Menahan Badannya Baru Duduk,untuk Kuisioner 9bln Nya Jwbnnya ya Semua Kecuali Untuk yg jika kita Dtg diam2 Saat Bayi sedang Bermain Itu Saya Masih Ragu2,mnrt Dokter Apakah Wajar?dan Apa yg Hrs Saya Lakukan Terimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s